|
Seorang tokoh organisasi Islam, waktu diwawancarai oleh salah satu stasiun TVRI menyatakan dengan tegas bahwa Soeharto sudah mendapat hukumannya, yaitu di antaranya, sepuluh tahun tidak ada kegiatan, keluar-masuk rumah sakit, keluarga berantakan.
Tokoh itu menegaskan semua itu sebagai hukuman, sementara dalam keyakinan Islam musibah yang diterima seseorang mempunyai dua kemungkinan :
Pertama, mungkin hukuman bagi kesalahannya;
Kedua, mungkin cobaan untuk dirinya sebagai muslim;
Yang tahu apakah yang menimpa seseorang itu hukuman atau cobaan hanyalah Alloh swt. dan manusia tidak akan dapat membedakan itu.
Tetapi tokoh ormas Islam yang konon sebagai putra terbaik ormas itu, menegaskan apa yang dialami Pak Harto. sebagai hukuman untuk beliau. Dengan pernyataannya itu, tokoh tersebut sudah menampilkan dirinya setara dengan Alloh swt. yang berhak menentukan hukuman atau cobaan yang diterima pak Harto itu.
Waktu saya konfirmasi dengan beberapa kawan, seorang kawan dari Malang menyatakan bahwa memang tokoh itu suka bicara di depan publik dengan perkataan sembarangan dan sarkastik, misalnya bangsa jongos, bangsa pelayan, sinting, dan lain sebagainya yang mencerminkan batin yang tidak bersih.
Sayang sekali, ormas Islam mempunyai putra terbaiuk seperti itu.
|