| Kamis, 31 Januari 2008 |
| ARTIKEL |
| Agus Jatuh Memo Di Goyang |
| Tags: nonaktif, memo, bermasalah, bangkrut, Bupati |
Setelah Agus Supriadi nonaktif dari jabatannya sebagai bupati Garut, Jabar. Secara otomatis tampuk kekuasaan berpindah ke tangan Wabup Memo Hermawan. Perjuangan masyarakat Garut untuk mencopot orang no 1 di Garut dari bupati itu tidak sia-sia meskipun melalui proses yang cukup panjang dan melelahkan. Aksi penurunan bupati Garut dapat di bilang aksi terdahsyat untuk level daerah, selain melibatkan puluhan ribu massa juga dilakukan secara marathon itu kini mulai menuai hasil. Lalu bagaimana kondisi roda pemerintahan Garut selanjutnya? pasalnya, meskipun Agus sudah nonaktif dari jabatannya, namun hingga kini belum ada kejelasan dari Depdagri dan Gubernur Jabar siapa yang akan menggantikan Agus. ketidakjelasan itu masih tetap terjadi sejak Agus Supriadi resmi menjadi terdakwa dan di tahan oleh KPK tahun lalu. Ketidak jelasan pemangku kebijakan itu sempat mengganggu terhadap proses penetapan APBD 2008, bahkan bebrapa kepala dinas terkait pun enggan mencairkan dana untuk program, mereka mengaku takut terjerat hukum akibat menentukan kebijakan sendiri. kini, walaupun Wakil Bupati Garut Memo Hermawan telah di sepakati oleh DPRD Garut untuk menjadi Pjs bupati, namun surat resmi penunjukan pejabat penganti belum di terima oleh pihak yang berwenang di kabupaten Garut. Garut masih memanas, walaupun di grass root fokus terhadap kenaikan harga sembako, kalangan elite sendiri masih was-was dalam menyikapi kemelut politik di kabupaten penghasil dodol ini. lalu siapakah yang layak untuk menjadi plt bupati ? karena keadaan Memo sendiri masih rentan di goyang terkait dugaan ijazah palsu sedangkan pejabat lainnya yang dinilai kompeten saat ini masih bolak-balik memenuhi panggilan KPK. Garut telah menjadi ajang pertarungan politik, muncul wacana jika kepala Bakorwil Priangan Dedy Gunardi sebagai solusi untuk menjadi plt bupati. Ternyata Wacana tak semulus itu, kelompok politisi lainnya justru khawatir, jika Dedy akan dijadikan kaki tangan orang provinsi dalam mendulang suara Pilgub Jabar bulan april 2008 mendatang. Lalu bagaimana jika diadakan perceptan pilkada ? KPUD Garut mengaku belum memiliki angaran untuk itu. Garut masih mendung, kondisi pemerintahan masih gersang meskipun Garut dikenal dengan panorama yang menawan, ternyata Garut dijadikan percobaan untuk menggoyang. siapaun kini yang bertahta, budak angonlah solusinya, budak angon yang mampu membaca situasi masyarakat, budak angon yang mampu mengendalikan binatang-binatang liar, budak angon yang rumahnya dari batu satangtung, atapnya daun ilalang dan selalu menmungut daun-daun berguguran.
|
|
|
|
|