| Apa Kata Anda |
| Minggu, 15 Juni 2008 |
| Apa Kata Anda |
| Akankah Gus Dur Dimenangkan di Kasasi? |
|
PN Jaksel memenangkan kubu Muhaimin Iskandar. Tak ayal Gus Dur pun bereaksi keras. Menurut Gus Dur, keputusan hakim merupakan hasil intervensi pejabat tinggi negara. Tak tanggung-tanggung, Gus Dur menyebut nama Mensekneg Hatta Radjasa dan Mensekab Sudi Silalahi. Masih kata Gus Dur, para hakim diancam bakal dimutasi dan atau promosi jabatannya dihambat jika memenangkan kubu Gus Dur.
Hatta dan Sudi tentu saja mengelak. Mereka bilang, "hari ini, masih intervensi (pengadilan)." Dari perspektif yang berbeda, pejabat biasanya gampang marah kalau dituduh yang tidak-tidak. Entah kenapa, kali ini, kedua pejabat itu hanya menganggap tudingan Gus Dur tak ubahnya ngomongan yang ngawur. Barangkali saja mereka mafhum. Soalnya juga bilang, "Gus dur dapat masukan yang salah," kata mereka
Sungguhpun, menang di tingkat pertama, kubu Muhaimin patut was-was. Soalnya rekor kemenangan Gus Dur di tingkat kasasi (MA) terhitung bagus. Dari mulai Matori hingga Alwi Shihab tersungkur. Akankah, kasasi kali ini bakal di menangkan kembali oleh Gus Dur?
Siapapun yang menang, kekuatan PKB dipastikan retak. Bahkan, bisa-bisa tak satupun kubu PKB yang bisa ikut pemilu jika sengketa di antara mereka tak berkesudahan. Ada yang bilang, sejatinya, banyak pihak berdoa demikian adanya. Soalnya itu berarti ada limpahan suara yang bisa ditangguk. Tapi, tak semua partai punya kans merebut suara nadhliyin. Partai-partai seperti PAN dan PDS, misalnya, hampir mustahil mendapat keuntungan dari situasi ini.
Bagaimana menurut Anda?
|
|
|
|
|
|
|
|