| Apa Kata Anda |
| Senin, 02 Juni 2008 |
| Apa Kata Anda |
| Biarkan Sesama Elit Saja yang Berantem... |
|
Kekerasan yang terjadi di Monas (1/6), memang mengundang berbagai komentar pedas. Tapi, ada e-mail nan panjang masuk ke redaksi. Isinya agak berbeda dengan komentar dan analisis yang sudah beredar. Begini bunyinya:
<font color=red>Baik FPI -- atau apapun nama organisasi yang mengaku sebagai pelakunya --(dan teman-temanya) maupun AKKBB adalah elit-elit Islam di negeri ini. Mereka sama-sama anarkis. Yang satu anarkis secara fisik dan ideologi. Yang lain, anarkis dalam (wacana) berideologi.
Yang jadi korban bukan AKKBB, yang jadi pahlawan Islam bukan FPI dan teman-temannya. Dua-duanya adalah pelaku. Yang jadi korban adalah kita, warga muslim moderat yang jumlahnya bejibun tapi tak bisa bersuara.
Jadi kalau mereka mau bertengkar, sebaiknya jangan menggunakan ruang publik. Jangan melibat-libatkan kita. Urusan kita sudah banyak. harga-harga makin mahal, pemerintah malah makin bengong. Jadi, plis, deh, kalau mau anarki, jangan bawa-bawa kita.
Note: (1) ini sama sekali tak menghilangkan simpati saya pada para korban.Tak semestinya anak-anak dan perempuan yang terutama kena pukul dan diinjak. Para deklarator AKKBB harus all out berperang dengan FPI dkk-nya agar tak kelihatan bergenit-genit dengan wacana saja;(2) Mesti dipertanyakan mengapa polisi seperti tak berdaya kalau berhadapan dengan FPI dan sejenisnya.Ada apa ini?"</font>
Nah, bagaimana menurut Anda?
|
|
|
|
|
|
|
|