Home  Meja EditorMeja Editor  Posting  Lensa  Apa Kata Anda  Login 
 
 
Apa Kata Anda
Kamis, 15 Mei 2008
Apa Kata Anda
Kalla Diplesetin Jadi Kolo.
Bukan Amien Rais namanya kalau tak bikin heboh. Setelah sempat bersitegang dengan SBY, kali ini, Amien sepertinya bakal berhadapan dengan Jusuf Kalla. Pemicunya adalah plesetan Amien yang menyebut Kalla sebagai
Bukan Amien Rais namanya kalau tak bikin heboh. Setelah sempat bersitegang dengan SBY, kali ini, Amien sepertinya bakal berhadapan dengan Jusuf Kalla. Pemicunya adalah plesetan Amien yang menyebut Kalla sebagai "Jusuf Kolo".

Sebagaimana diberitakan Rakyat Merdeka (15/5), mulanya Kalla cuek saja ketika Amien menyatakan dihadapannya tatkala berlangsung dialog terbuka di sebuah Metro TV. Belakangan, baru dikabarkan Kalla tersinggung berat setelah mengetahui artinya 'kolo' dalam bahasa jawa adalah bencana/musibah.

Anak buah Kalla sontak meradang. Mereka meminta Amien meminta maaf karena telah melakukan penghinaan dan bahkan berencana melakukan gugatan. "Mau nggak Amien disebut Amien Raiso," kata Leo Nababan, salah satu anggota DPR dari Golkar.

Sikap agak berbeda disampaikan Permadi. Kata dia, Kalla tak seharusnya tersinggung. Plesetan itu semestinya dianggap sebagai kritikn rakyat kecil yang diangkat Amien Rais dalam acara dialog tersebut. Meski tak menyebut, Permadi sepertinya merujuk pada SMS dulu kerap beredar setiap bencana terjadi di republik ini. Salah satu SMS yang pernah diterima berpolitik bunyinya begini: "SBY-JK = Semakin Banyak yang Jadi Korban".

Yang jadi pertanyaan kini, akankah Golkar dan atau keluarga Kalla secara serius mengajukan gugatan kepada Amien Rais. Sejauh ini belum terdengar reaksi dari kubu PAN menyikapi reaksi keras dari golkar.

Ada yang menduga, Kalla akan memanfaatkan ini untuk membangun sentimen sebagai 'orang yang teraniaya'. Tapi, ada yang bilang,tak perlu larut dalam konflik seperti itu. "Dulu waktu Amien bersitegang dengan SBY, kan banyak orang yang berharap Amien tak surut melangkah soalnya SBY juga sudah keki sampai ke ubun-ubun. Eh,taunya, mereka berdamai," kata seorang politisi muda, kecewa.

Bagaimana dengan kali ini?
About Us  Site Policy  Site Map  Arsip 
Copyright 2007 Berpolitik.com All right reserved