| Apa Kata Anda |
| Senin, 14 April 2008 |
| Apa Kata Anda |
| Jika Jabar benar-Benar di Bawah Hade |
|
Mulanya, pasangan ini dianggap calon pendamping. Gosip awalnya, Hade (Ahmad Heryawan-Dede Yusuf) adalah kandidat pendamping yang dipasang Danny-Iwan untuk menggerus suara Aman di Jawa Barat bagian Barat. Tapi, gosip yang lain menyebutkan, Hade dimajukan untuk menjadi senjata pemukul untuk menggerus klaim kinerja incumbent. Nyatanya, Hade malah menyalip kedua-duanya.
Mulanya, tak banyak yang meyakini pasangan ini bakal menang. Termasuk pula di sebagian kalangan elit PKS sekalipun. Ada yang mengisahkan tanda-tanda itu mulai terlihat ketika deklarasi pasangan ini di Sabuga, ITB, beberapa waktu lalu. Menurut yang hadir, begitu tahu yang hadir bukanlah Ustad Dayat, panggilan akrab Hidayat Nur Wahid di kalangan kadernya, setengah massa PKS dilaporkan meninggalkan gedung. Soalnya yang menjadi perwakilan pusat adalah Sekjen PKS, Anis Matta.
Karena itu, mencuat berbagai spekulasi yang "seram-seram" dan sulit untuk dikonfirmasi. Dari mulai keterlibatan salah satu keluarga Cendana dalam membiayai kampanye Hade hingga soal kebangkitan Masyumi. Bagaimanapun, Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf merupakan anggota perkumpulan politik yang bisa-bisa saja dikaitkan ke situ. Ahmad Heryawan dengan PUI-nya dan Dede dengan PAN yang berlatar Muhammadiyah yang menjadi basis Masyumi pada era 50-an. Pada pemilu 1955 lalu, Jawa Barat adalah lumbung suara Masyumi.
Kemenangan awal ini (karena perhitungan resmi KPU masih berlangsung), tak urung menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Jabar di tangan dua orang yang disebut-sebut tak tahu menahu soal ke-Jabar-an ini.
Bagaimana prediksi Anda?
|
|
|
|
|
|
|
|