Home  Meja EditorMeja Editor  Posting  Lensa  Apa Kata Anda  Login 
 
 
Apa Kata Anda
Sabtu, 05 April 2008
Apa Kata Anda
Gus Dur vs Muhaimin. Siapa yang Menang?
Kisruh di tubuh PKB memanas. Baik kubu Gus Dur maupun Muhaimin sama-sama bermanuver. Muhaimin, misalnya, selain menggalang para kiai juga membentuk tim investigasi untuk mencari dalang dibalik semua kekisruhan di partainya warga nadhliyin ini. Sejumlah inisial sudah disebut. Muhaimin bahkan menunjuk Yenny Wahid, yang notabene sepupunya sendiri, sebagai salah biang kekisruhan PKB.
Kisruh di tubuh PKB memanas. Baik kubu Gus Dur maupun Muhaimin sama-sama bermanuver. Muhaimin, misalnya, selain menggalang para kiai juga membentuk tim investigasi untuk mencari dalang dibalik semua kekisruhan di partainya warga nadhliyin ini. Sejumlah inisial sudah disebut. Muhaimin bahkan menunjuk Yenny Wahid, yang notabene sepupunya sendiri, sebagai salah biang kekisruhan PKB.

Kubu Gus Dur tak kalah sigap. baik jajaran pengurus daerah maupun anggota parlemen sudah dikondisikan. Bahkan, meski Muhaimin telah menyatakan menolak mundur, rencana penunjukkan penggantinya terus digulirkan. Untuk memenangkan opini, Gus Dur juga tak kalah tangkas membantah.

Soal dukungan para kiai sebagaimana diaku Muhaimin, misalnya, Gus Dur bilang, "Itu bohong. Dari 427 DPC PKB, hanya 7 yang mendukung Muhaimin. 420 Dukung kita. Mau apa?. Itu bohong yang diomongin semuanya," tukas Gus Dur Jumat (4/4) di kantor DPP PKB.

Jika menilik sejarah PKB, sejauh ini tak ada yang bisa menang dari Gus Dur. Salah satu kunci kemenangan Gus Dur adalah pada pengajuan penawaran yang tak bisa ditolak: "Pilih saya atau dia" begitu selalu dikatakannya ketika ada upaya para pihak untuk mencari jalan tengah.

Dari mulai Matori Abdul Jalil, AS Hikam, Alwi Shihab hingga Saefullah Yusuf pernah merasakannya. Tercatat hanya Mahfud MD yang berhasil "lolos". Pasalnya, setelah sempat berseberangan, Mahfud akhirnya meminta maaf. Gus Dur menerima maaf itu dan sebagai hadiahnya Mahfud didukung menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi.

Saran yang sama sebenarnya sudah diajukan kepada Muhaimin. Menurut mereka, sebaiknya Muhaimin menerima saja. Sebagaimana dilakukan Mahfud, minta maaf dan sejenak parkir dahulu. "Tak tertutup kursi menteri bakal disorongkan kepada dirinya," kata mereka. Namun, Muhaimin sepertinya sudah mantap dengan jalan pedang-nya sendiri.

Menurut Anda, bagaimana akhir dari perseteruan antara paman dan keponakan ini?
About Us  Site Policy  Site Map  Arsip 
Copyright 2007 Berpolitik.com All right reserved