| Ulasan |
| Jumat, 26 Januari 2007 |
| Ulasan |
| Senjata Kasus Poso Bukan Milik TNI-AD |
| Tags: MediaIndonesia |
JAKARTA--MIOL: KSAD Jenderal Djoko Santoso menegaskan, beberapa senjata yang ditemukan pascabentrokan aparat dengan kelompok bersenjata di Poso, bukan milik TNI, khususnya Angkatan Darat (AD).
"Senjata-senjata temuan itu, bukan senjata standar organik TNI-AD," katanya usai membuka Rapat Pimpinan TNI-AD 2007 di Jakarta, Jumat (26/1).
Ia mengatakan, pihaknya siap membantu Polri dalam hal kepolisian daerah setempat untuk meminimalkan kemungkinan penyelundupan senjata dari luar ke Poso.
"Upaya-upaya yang kita lakukan tetap di bawah kendali kepolisian daerah setempat," ujar KSAD menegaskan.
Pascabentrokan aparat dengan kelompok bersenjata di Keluarahan Gebangrejo, Kota Poso, Sulawesi Tengah, aparat menemukan 17 senjata rakitan dengan berbagai jenis. Seperti pistol revolver, US-Karabin, M-16, SS-1 yang sebagian merupakan senjata standar organik yang digunakan TNI.
Selain itu, aparat juga menemukan 72 bom rakitan dan 414 detonator di beberapa lokasi di wilayah itu.
Menko Polhukam Widodo AS meminta temuan senjata di Poso segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah serius. (Ant/OL-02)
|
|
|
|
|
|
|
|