| Ulasan |
| Kamis, 18 Januari 2007 |
| Ulasan |
| Wacana Pemekaran Provinsi Kalbar Bergulir |
| Tags: Kompas |
PONTIANAK, KOMPAS - Luasnya wilayah Provinsi Kalimantan Barat menjadi kendala dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalbar menggulirkan wacana pemekaran Kalbar menjadi dua provinsi untuk mengatasi masalah tersebut.
"Luas Provinsi Kalbar ini 1,5 kali Pulau Jawa ditambah Pulau Madura dan Bali. Kalau di Kalbar gubernurnya hanya satu, di sana ada tujuh gubernur dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang mencapai triliunan," kata Wakil Gubernur Kalbar LH Kadir, Kamis (18/1), di sela-sela pemaparan rencana pembentukan Kabupaten Kubu Raya.
Menurut Kadir, luasnya wilayah Kalbar membuat jangkauan kontrol pemprov menjadi jauh sekali, terutama di daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Kondisi semacam ini memungkinkan terjadinya konflik karena tidak ada pemerataan pembangunan dan kekuasaan wilayah.
Wacana yang bergulir, lima kabupaten dari 12 kabupaten/kota di Kalbar ini akan dimekarkan menjadi Provinsi Kapuas. Kelima daerah itu meliputi Kabupaten Melawi, Sintang, Sekadau, Kapuas Hulu, dan Sanggau. "Walaupun ?kran? pemekaran wilayah ditutup (pemerintah pusat) tapi Kalbar minta aspirasi ini diperhatikan karena kondisi ini cukup sulit bagi kami," kata Kadir.
|
|
|
|
|
|
|
|